11 Agustus 2026
Harga Ayam Ras Naik di 188 Daerah — Cek Dulu Sebelum Nyalahin Supplier
Kalau minggu ini kamu merasa belanja ayam jadi lebih mahal padahal supplier-nya itu-itu juga, kemungkinan besar bukan perasaan kamu doang. Badan Pusat Statistik baru saja meminta pemerintah daerah mewaspadai kenaikan harga daging ayam ras yang terjadi di 188 kabupaten/kota.
Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti menyampaikannya dalam Rapat Koordinasi Inflasi Daerah, Senin (10/8/2026). Secara nasional, harga rata-rata daging ayam ras ada di sekitar Rp39.712 per kilogram — masih sedikit di bawah harga acuan penjualan (HAP) konsumen yang dipatok Rp40.000 per kilogram. Yang jadi perhatian bukan levelnya, tapi kecepatan naiknya.
Angka nasional aman, angka daerah belum tentu
Ini bagian yang paling relevan buat kamu: rata-rata nasional itu menyembunyikan jarak yang lumayan jauh antar daerah. Contoh yang disebut BPS:
- Kabupaten Bangka Selatan — indeks perkembangan harga (IPH) ayam ras naik 34,58%, tapi harganya masih Rp38.800/kg, sekitar 3% di bawah HAP
- Kota Binjai — IPH naik 29,78%, harga sudah Rp42.000/kg atau sekitar 5% di atas HAP
- Kabupaten Kepahiang — IPH naik 21,34%, harga sekitar Rp48.000/kg alias kurang lebih 20% di atas HAP
Selisih Bangka Selatan ke Kepahiang itu hampir Rp10.000 per kilo untuk komoditas yang sama, di bulan yang sama.
Penyebabnya bukan satu
BPS menjelaskan pemicunya campuran antara pasokan dan permintaan, dan beda-beda tiap daerah. Di Bangka Selatan, angin kencang dan gelombang tinggi membatasi aktivitas nelayan — pasokan ikan berkurang, orang beralih ke ayam. Di Binjai, permintaan naik seiring Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) kembali beroperasi setelah libur sekolah usai. Di Labuhanbatu Selatan, stok di pasar terbatas sementara permintaan justru naik.
Artinya ini bukan tren nasional yang seragam, melainkan tekanan lokal. Dan tekanan lokal itu yang benar-benar masuk ke nota belanja kamu.
Yang bisa kamu lakukan minggu ini
Catat harga beli aktual kamu, jangan pakai angka nasional. Rp39.712 itu rata-rata seluruh Indonesia. Yang menentukan HPP kamu adalah harga di pasar tempat kamu belanja. Kalau daerah kamu termasuk yang IPH-nya naik tajam, angka BPS justru terlalu optimis buat kamu.
Hitung ulang HPP menu yang ayam-berat dulu. Ayam geprek, ayam bakar, katering, frozen food — di menu-menu ini ayam bisa menyumbang separuh lebih dari biaya bahan. Naik Rp3.000/kg terdengar kecil, tapi kalau satu porsi pakai 250 gram, itu Rp750 per porsi yang langsung motong margin kamu.
Jangan langsung naikin harga jual. Cek dulu apakah kenaikannya bertahan dua-tiga minggu atau cuma lonjakan sesaat karena pasokan. Kalau sementara, lebih aman menahan harga dan menerima margin tipis sebentar daripada bolak-balik ganti harga menu.
Siapkan rencana kalau naiknya menetap. Pilihannya biasanya: sesuaikan porsi, kunci harga dengan supplier untuk volume tertentu, atau naikkan harga sekali saja dengan pemberitahuan yang jelas ke pelanggan. Ketiganya lebih baik daripada diam-diam mengecilkan porsi.
*Ditulis ulang dari [ANTARA News](https://www.antaranews.com/berita/5687183/bps-kenaikan-harga-ayam-ras-di-188-daerah-perlu-diwaspadai) — bukan salinan langsung.*