14 Agustus 2026
Bunga PNM Mekaar Turun dari Sekitar 20% Jadi 8%, Mulai Awal September
Kalau kamu atau orang di sekitarmu ikut kelompok Mekaar — pinjaman modal tanpa agunan yang biasanya dicicil mingguan dan ditagih di pertemuan kelompok — ada kabar yang cukup besar buat arus kas usaha kecil.
Apa yang terjadi
Menteri UMKM Maman Abdurrahman menyatakan penurunan suku bunga layanan pembiayaan PNM Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera) menjadi sekitar 8 persen akan mulai berlaku, diestimasi, pada awal September 2026. Pernyataan itu disampaikan di Kantor Kemenko Bidang Perekonomian, Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Sebelumnya bunga pinjaman Mekaar berkisar 18–25 persen, atau rata-rata sekitar 20 persen. "Perintah dari Pak Presiden harus didorong di bawah 10 persen, agar tidak membebani beliau-beliau, ibu-ibu yang masuk dalam golongan prasejahtera," kata Maman. Formulasi mekanismenya, katanya, sudah ketemu dan diputuskan di kisaran 8 persen.
PNM Mekaar sendiri adalah layanan pinjaman modal usaha tanpa agunan dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero) — bagian dari BRI Group — untuk pelaku usaha ultramikro dari keluarga prasejahtera, terutama perempuan. Kebijakan ini menyasar sekitar 14 juta nasabah. Pembahasan percepatannya melibatkan Kementerian UMKM, Kemenko Perekonomian, Kementerian Keuangan, dan Danantara.
Kenapa ini penting buat kamu
Bunga 20 persen ke 8 persen itu selisih yang nyata, bukan kosmetik. Kasarnya, tiap Rp1 juta pinjaman, selisih 12 poin persen itu setara sekitar Rp120 ribu per tahun yang tadinya lari ke bunga dan sekarang tinggal di kantong kamu. Pinjam Rp5 juta, kira-kira Rp600 ribu setahun.
Catatan jujur: itu hitungan kasar dari selisih persennya saja. Angka cicilan mingguan yang sebenarnya tergantung skema perhitungan PNM, dan beritanya belum merinci itu. Jadi jangan pakai angka di atas buat janji ke siapa pun — pakai sebagai gambaran arah saja.
Yang bisa kamu lakukan sekarang
- Jangan buru-buru ambil pinjaman baru sebelum aturannya jalan. Tanggalnya masih "diestimasi awal September". Kalau kebutuhanmu tidak mendesak, tunggu kepastian dari petugas PNM di kelompokmu.
- Tanya langsung ke Account Officer kelompok Mekaar kamu, terutama soal apakah pinjaman yang sudah berjalan ikut disesuaikan atau hanya akad baru. Ini yang paling menentukan buat kamu yang lagi jalan cicilan.
- Jangan naikkan pinjaman cuma karena bunganya lebih murah. Bunga turun bikin biaya modal lebih ringan, tapi pokoknya tetap harus dibayar. Hitung dulu: tambahan modal ini nambah berapa produksi, dan berapa untung bersih tambahannya per minggu.
- Masukkan bunga ke hitungan HPP-mu. Biaya modal itu biaya usaha, sama seperti gas dan bahan baku. Kalau bunganya turun, harga jual minimum kamu ikut turun — dan itu ruang gerak yang bisa kamu pakai buat bersaing atau nambah margin.
Modal murah bukan berarti modal gratis. Yang bikin usaha kamu sehat tetap selisih antara harga jual dan biaya sebenarnya — bunga cuma salah satu komponennya.
*Ditulis ulang dari [ANTARA News](https://www.antaranews.com/berita/5690469/menteri-umkm-penurunan-bunga-pnm-mekaar-berlaku-mulai-awal-september) — bukan salinan langsung.*